Nutrisi VS Kalori

Calories VS Nutrition

Of all the nutrition myth, the calorie myth us one of the most pervasive and most damaging” – Kris Gunnars, BSc

Tubuh manusia terbentuk dari sistem biokimia yang sangat kompleks yang memproses apapun yang kita masukkan ke dalam tubuh kita. Setiap makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh kita dapat menjadi obat ataupun menjadi racun. Menghitung kalori dapat membantu kita untuk memastikan kita tidak berlebihan makan dan juga tidak kekurangan makan, tapi healty peeps makanan jauh lebih daripada hanya kalori. Benar adanya setiap kalori mengandung energi yang sama, 1 kalori mengandung 4.185 Joules, tidak peduli 1 kalori adalah sayuran atau dari junk food. Setiap makanan yang dicerna melalui proses biokomia yang berbeda-beda, dan lebih penting lagi fakta bahwa setiap makanan mempengaruhi secara signifikan setiap hormon, dan setiap organ dalam bahkan organ luar kita. Yang mempengaruhi ini semua kita kenal dengan nama Nutrisi.

When you start eating foods without labels, you no longer need to count calories” – Amanda Kraft

Semakin banyak nutritionist dan ahli kesehatan ternama yang mendorong masyarakat untuk tidak melakukan calorie counting, dan fokus kepada pemilihan bahan makanan yang berkualitas dan mengandung banyak nutrisi. Hal ini dikarenakan oleh:

1. Calorie Counting hampir mustahil diketahui secara akurat kalau tidak melalui lab, juga setiap individu memiliki kebutuhan berbeda-beda, dan tujuan utama menghitung kalori adalah untuk memastikan kita mengkonsumsi makanan sesuai dengan porsi kita, bukan dikurang-kurangi atau dilebih-lebihkan.

Tips Lessalt: Tubuh setiap manusia mempunyai alarm tersendiri untuk ini dalam bentuk rasa kenyang dan lapar, mulailah makan sebelum kelaparan dan berhentilah makan sebelum kekenyangan ya helaty peeps

2. Jika kita dapat memenuhi kebutuhan nutrisi kita seperti mineral, vitamin, fiber, anti-oxidant dan yang lainnya, kita tidak perlu menghitung kalori yang masuk ke dalam tubuh kita lagi. Hal ini dikarenakan kebutuhan utama tubuh kita adalah nutrisi, bukan kalori.

3. Research menemukan bahwa jika setiap hari kita mengkonsumsi kalori yang sama setiap harinya tapi dengan komposisi berbeda setiap harinya, berat badan akan menjadi tidak stabil, dengan kata lain jika kita menjaga komposisi nutrisi setiap harinya, maka berat badan kita akan lebih stabil.

4. Nutrisi bukan hanya mempengaruhi berat badan tetapi juga organ dalam kita untuk berfungsi optimal, seperti otak kita lebih optimal, jantung kita lebih sehat, pencernaan lebih terjaga, dan lainnya, dan bukan hanya itu, tetapi juga mempengaruhi organ luar kita seperti kulit yang semakin bersih, pertumbuhan rambut, kuku yang lancar, dan lainnya.

Walaupun kalori penting, tetapi menghitung kalori tidak selalu dapat diasosiasikan dengan kesehatan. Secara umum, seleksi bahan makanan dapat memberi hasil yang lebih nyata, lebih sehat, dan lebih efektif.

Scroll to top